kampus kehidupan

ada sedikit rasa khawatir yang ada dalam jiwa ini ketika satu tahun lalu aku memutuskan untuk melanjutakan ke salah satu kampus di bogor, karena di kampus yang biasa banyak orang menyebut nya BEC (BogorEduCARE) menetapkan sistem DROP OUT bagi mahasiswa/mahasiswi yang mempunyai kemampuan akademik dan attitude kurang dari syarat yang sudah di tentukan pihak kampus. banyak hal yang aku  dapatkan di kampus ini yang mungkin tidak bisa aku dapatkan di manapun. selama pembelajaran ada tiga cawu dan dalam setiap cawu ada 3 bulan. setiap akhir cawu ada pembagian KHS yang menentukan mahasiswa/mahasiswi akan graduated, probhation, atau mungkin failed, setelah pembagian KHS ada praktek Industri yang harus dijalani untuk menyusun laporan dan sebagai syarat untuk mengikuti sidang dan wisuda, rasanya terlau singkat aku berada di BEC.

i am graduated from BEC, tapi hanya dalam pembelajaran selama 1 tahun dan aku harus mengikuti praktek industri kemudian menyusun laporan dan sidang. hanya tinggal beberapa langkah lagi aku dapat lulus dari BEC. kemauan yang keras, berdoa dan bersungguh-sungguh adalah kunci dari semua keberhasilan. aku sendiri tidak pernah yakin aku bisa di BEC sampai pada detik ini, itu adalah kebaikan Allah. tangis karna setiap kali tidak mendapat nilai yang tidak memuaskan, tawa karna rasa kekeluargaan yang aku rasakan bersama keluarga besar BEC dan teman kos yang berjuang bersama untuk satu tujuan, jalan bareng, makan bareng, hunting barang bagus bareng, tidur bareng, semua dilakuin bareng bareng. selama kuliah aku pernah pindah kos tiga kali dan itu adalah pengalaman yang membut aku dewasa dalam menghadapi karakter orang yang berbeda.

untuk teman kosan aku pertama yaitu Rimbi wulandari, Lia amaliah, kintan wiendy umari, Fierdha wafa azkia, dan Niyah nurfadilah sa’un terimakasih telah memberikan aku pengalaman yang tidak pernah aku lupakan dan maaf untuk segala kesalahan.
untuk teman kos aku kedua adalah Fierdha wafa azkia, Siti khodijah, kintan wiendy umari, Niyah nurfadillah sa”un, Reza Fahlevi jangan pernah lupa kebersamaan kita saat kita masih bersama.
dan untuk penghuni kosan Hwang gie dong yang maaf tidak dapat aku sebutkan satu persatu, terimakasih sudah mau berbagi  cerita dan pengalaman hidup kalian yang sangat berkesan.

mungkin aku tidak pernah merasakan rasa kepedulian yang diberikan ibu kos seperti teman kampus ku yang juga kos, tapi itu yang membuat aku kuat dan tegar menghadapi cacian dan juga masalah dalam setiap pindah kos. aku tidak seberuntung anak kos lain yang mendapat tempat kos yang nyaman. aku pernah  mendapati kosan aku banjir, bocor, mati listrik, bahkan sampai gas bocor yang hampir membuat rumah kos kebakaran juga pernah. puncaknya adalah saat rumah kos kami yang kedua. selama kos tidak jarang aku memasang lampu dan gas sendiri dengan bantuan teman kos. Allah selalu memberikan yang terbaik ketika kita berusaha dan bersusah-susah dahulu sampai akhirnya kami mendapai tempat kos yang sangat nyaman untuk ditempai tapi itu semua setelah kami cawu tiga dan sudah selesai dari pembelajaran di kampus. kami kos bersama alumni BEC yang bersedia untuk mengizinkan kami kos bersama mereka. pengalamanku semakin banyak karna bertemu dengan orang-orang yang punya kepribadian yang humoris dan enjoy terhadap hidup ini. enjoy tapi serius itulah mereka.
dalam keberhasialan seseorang terdapat 1000 kegagalan yang pernah dialami namun kita hanya melihat 1 keberhsilan yang didapat.

itu adalah sebagian kecil dari yang besar pengalaman aku di BEC.

Posted in Uncategorized | 2 Comments

Kuliah Gratis Bogor EduCARE

Image

Kali ini saya ingin berbagi informasi yang semoga informasi ini bermanfaat bagi siapapun yang membacanya. Saya ingin berbagi sedikit informasi tentang kampus Bogor EduCARE, Bogor EduCARE adalah sebuah kampus yayasan peduli pendidikan yang menyediakan beasiswa penuh bagi mahasiswa dan mahasiswi nya  dan hanya mempunyai satu jurusan yaitu administrasi perkantoran. Masa pendidikan di BECberlangsung selama 18 bulan yang terbagi atas 1 tahun pembelajaran di kelas, 2 bulan praktek kerja dan 4 bulan untuk penyusunan laporan. Ujian sidang berdasarkan praktek industri  yang dijalankan.Perkuliahan di BEC berlangsung setiap hari senin-jum’at dari jam 08.00 pagi sampai jam 16.00 sore. Di BEC menerapkan system DO (Drop Out) agar semua mahasiswa dan mahasiswi berusaha untuk mencapai cita-cita yang di inginkan yaitu dengan usaha dan kerja keras. Semua hal dapat di capai dengan keseriusan dan kesungguhan dalam mengerjakan apapun.

BEC ditujukan bagi lulusan SMA/SMK/Sederajat terutama bagi yang kurang mampu dalam hal financial. BEC didanai oleh PT.Bukaka Teknik Utama dan para donator yang memiliki kepedulian terhadap masa depan yang baik untuk masyarakat yang kurang mampu melanjutkan ke perguruan tinggi di Indonesia melalui BEASISWA PENDIDIKAN.

BEC adalah kampus yang sangat berbeda dengan kampus lain, di lihat dari segi pendidikan, cara belajar yang sangat singkat dan padat dan suasana penuh dengan kekeluargaan dan semua yang berhubungan dengan BEC. Cara belajar yang singkat dan padat membuat cara pembelajaran di BEC mempunyai metode belajar yang cepat dan mudah dimengerti dengan 124 SKS dalam 1 tahun. Suasana yang penuh kekeluargaan karna dalam proses pembelajaran setiap hari senin-jum’at dilakukan dari jam 08.00 pagi sampai 16.00 sore, sehingg rasa kekeluargaan sangat terasa baik mahasiswa dengan mahasiswa ataupun dosen dan mahasiswa.

Bukan hanya kecerdasan intelektual yang di ajarkan di kampus BEC tapi juga kecerdasan emosional dan spiritual, sehigga menghasilkan mahasiswa yang mengenal islam secara keseluruhan, juga memiliki pengetahuan emosional yang menjadikan mahasiswa cerdas dalam emosional. Kecerdasan emosional 80% menentukan kesuksesan dan 20% ditentukan oleh kecerdasan intelektual.

Di kampus Bogor EduCARE ini juga di sediakan makan siang, mengingat jadwal belajar yang padat dari jam 08.00 pagi sampai 16.00 sore maka pihak kampus mengadakan makan siang. BEC adalah kampus yang sama sekali tidak memungut biaya dari awal pendaftaran sampai akhir kelulusan. Kecuali hanya di pungut biaya untuk wisuda.

Mungkin hanya ini informasi yang dapat saya sampaikan.

Posted in Uncategorized | 3 Comments

Birrul Walidain

BIRUL WALIDAIN

 

       I.            Definisi Birul Walidain

Secara bahasa arti dari birrulwalidain yaitu berbuat baik kepada kedua orangtua. Sedangkan secara istilah yaitu suatu tingkah laku baik berupa lisan maupun perbuatan yang tidak melanggar norma-norma agama, sehingga keduanya ridha. Atau berbuat baik terhadap orang tua (birrul walidain) adalah memberi kebaikan atau berkhidmat kepada keduanya serta mentaati perintahnya (kecuali yang ma’siat) dan mendoa’kannya apabila keduanya telah wafat.

Landasan Birrul Walidain

Di dalam Riyadhus Shalihin, Al Imam An Nawawi membawakan banyak ayat yang memerintahkan kita untuk berbuat baik kepada ibu bapak. Di antaranya adalah:

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ

Artinya: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu”. (An Nisa: 36)

وَوَصَّيْنَا الإنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْنًا

Artinya: “Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya” (Al Ankabut: 8)

وَقَضَى رَبُّكَ أَلا تَعْبُدُوا إِلا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاهُمَا فَلا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلا كَرِيمًا *  وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

Artinya: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”. (Al Isra’: 23-24)

وَوَصَّيْنَا الإنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ

Artinya: “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu”. (Luqman: 14)

Semua ayat ini dan yang selainnya menunjukkan keagungan hak kedua orang tua. Sungguh Allah telah menjelaskan keadaan seorang ibu, beliau telah mengandung janin anaknya dalam keadaan wahnan ‘ala wahnin, yaitu kelemahan di atas kelemahan (keadaan yang sangat lemah). Di mana seorang ibu mengandung dan melahirkan dalam keadaan yang lemah, susah, dan payah. Demikian pula dalam ketika melahirkan, sebagaimana di dalam firman Allah ta’ala:

وَوَصَّيْنَا الإنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا

Artinya: “Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula)”. (Al Ahqaf: 15)

Rasulullah shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda

رضى الرب في رضى الوالد وسخط الرب في سخط الوالد

((Keridhoan Allah berada pada keridhoan orangtua dan kemarahan Allah berada pada kemarahan orangtua))[1]

عن معاوية بن جاهمة السلمي أن جاهمة جاء إلى النبي  صلى الله عليه وسلم  فقال يا رسول الله أردت أن أغزو وقد جئت أستشيرك فقال هل لك من أم قال نعم قال فالزمها فإن الجنة تحت رجليها

Dari Mu’awiyah bin Jahimah As-Sulami bahwasanya Jahimah datang kepada Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam lalu berkata, “Ya Rasulullah, aku hendak berjihad, aku menemuimu untuk meminta pendapatmu”. Rasulullah shallallahu ‘alihi wa sallam berkata, “Apakah engkau memiliki ibu?”, ia menjawab, “Iya”, Rasulullah shallallahu ‘alihi wa sallam berkata, “Senantiasalah bersamanya, sesungguhnya surga berada di bawah kedua kakinya

Maka hendaknya seorang anak berusaha untuk mencarai keridhoan orangtua, menyenangkan hati orangtua, membuat mereka tersenyum dan tertawa. Sesungguhnya senyuman orangtua karena ridho terhadap anaknya meskipun nampaknya sepele namun ia bernilai besar di sisi Allah.

 

 

    II.            Keutamaan Birrul Walidain

 

  1. Pertama: Merupakan salah satu bentuk peribadatan kepada Allah

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahayamu.” (QS. An Nisaa’: 36)

Dalam ayat ini, kalimat berbuat baik kepada ibu-bapak merupakan kalimat perintah (menunjukkan kewajiban), posisinya pun terletak setelah perintah untuk beribadah dan meng-Esa-kan Allah.

  1. Kedua: Sebagai salah satu bentuk bersyukur kepada Allah

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam (selambat-lambatnya) dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (QS. Luqman: 14)

Imam Adz Dzahabi dalam kitab Al Kabaair, terkait dengan ayat di atas, menyebutkan bahwa Ibnu Abbas berkata: “Barangsiapa yang bersyukur kepada Allah akan tetapi dia tidak bersyukur pada kedua Ibu Bapaknya, maka tidak akan diterima (rasa syukurnya) dengan sebab itu.”

  1. Ketiga: Termasuk amalan yang paling mulia

Dari Abdullah bin Mas’ud, dia berkata: “Saya bertanya kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam, apakah amalan yang paling dicintai oleh Allah?” Bersabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam: “Shalat tepat pada waktunya.” Saya bertanya: “Kemudian apa lagi?” Bersabada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam: “Berbuat baik kepada kedua orang tua.” Saya bertanya lagi: “Lalu apa lagi?” Maka Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Berjihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Keempat: Sebagai salah satu amal shalih yang dapat menjadi sarana tawassul

Tawassul adalah melakukan segala bentuk ketaatan yang bisa mendekatkan diri kita kepada Allah. Beberapa contoh tawassul yang dibolehkan antara lain melalui asmaul husna, shalawat, meminta didoakan oleh orang shalih yang masih hidup, dan melalui amal shalih.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menceritakan tentang tiga orang yang melakukan perjalanan, lalu kehujanan, dan mereka berteduh pada sebuah gua di kaki gunung. Namun tiba-tiba sebuah batu besar runtuh dan menutupi pintu gua. Kemudian mereka berdoa kepada Allah dengan bertawassul menyebutkan amal terbaik yang pernah mereka lakukan. Salah satu diantara mereka berkata: “Ya Allah, sesungguhnya aku mempunyai kedua orang tua yang sudah lanjut usia sedangkan aku mempunyai istri dan anak-anak yang masih kecil. Aku mengembala kambing, ketika pulang ke rumah aku selalu memerah susu dan memberikan kepada kedua orang tuaku sebelum orang lain. Suatu hari aku harus berjalan jauh untuk mencari kayu bakar dan mencari nafkah sehingga pulang telah larut malam dan kedua orang tuaku sudah tertidur, lalu aku tetap memerah susu sebagaimana biasanya. Kemudian aku mendatangi keduanya namun mereka masih tertidur pulas sedangkan aku tidak tega untuk membangunkannya. Anak-anakku merengek-rengek menangis untuk meminta susu ini dan aku tidak memberikannya. Susu tersebut tetap aku pegang hingga fajar saat orang tuaku bangun, lalu aku berikan susu ini kepada keduanya. Setelah keduanya minum lalu kuberikan kepada anak-anaku. Ya Allah, seandainya perbuatan tersebut ialah perbuatan yang baik karena Engkau ya Allah, maka lapangkanlah kesukaran yang sedang kami hadapi dari batu besar yang menutup ini.” Maka dengan doa tiga orang tersebut terbukalah batu yang menutupi gua. (HR. Muslim)

  1. Kelima: Anak lelaki satu-satunya dalam keluarga lebih diutamakan untuk menjaga orang tuanya daripada pergi berjihad

Pernah seorang sahabat radhiyallahu ‘anhu, yaitu Jaahimah, datang kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam kemudian berkata: “Wahai Rasulullah, saya ingin (berangkat) untuk berperang, dan saya datang (ke sini) untuk minta nasihat pada anda.” Maka Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Apakah kamu masih memiliki Ibu?” Berkata dia: “Ya.” Bersabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam: “Tetaplah dengannya karena sesungguhnya surga itu di bawah telapak kakinya.” (HR. Nasa’i dan Ahmad)

Dalam hadits lain juga disebutkan bahwa seorang laki-laki datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meminta ijin kepadanya untuk ikut berjihad. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepadanya: “Apakah kedua orang tuamu masih hidup?” Dia menjawab: “Ya.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepadanya: “Berjihadlah (dengan berbakti) pada keduanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Keenam: Merupakan salah satu sebab keridhaan Allah

Rasulullah Shalallahu’Alaihi Wassallam bersabda: “Keridhaan Rabb (Allah) ada pada keridhaan orang tua dan kemurkaan Rabb (Allah) ada pada kemurkaan orang tua.” (HR. Tirmidzi)

  1. Ketujuh: Termasuk sebab masuknya seseorang ke surga

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Celaka, celaka kemudian celaka.” Kemudian ada seseorang yang bertanya: “Siapakah dia (yang celaka) ya Rasulullah?” Beliau menjawab: “Orang yang menjumpai salah satu atau kedua orang tuanya dalam usia lanjut kemudian dia tidak masuk surga.” (HR. Muslim)

 

 III.            Bentuk-bentuk Birrul Walidain

Berbuat baik kepada orang tua dapat dilakukan dalam dua kesempatan:

Saat orang tua masih hidup:

 

 

  • Mentaati selama bukan maksiat. Hadits Rasulullah: “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam rangka maksiat kepada Allah”.
  • Bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut (QS.17:23)
  • Memohonkan ampunan baginya kepada Allah (mendoa’kan) (QS.17:24)
  • Membantu dengan harta
  • Memintakan restunya terlebih dahulu atas perbuatan penting yang akn dilakukan.

Al-Quran memberikan pengkhususan dalam birrul walidain ini saat kondisi mereka tua renta, yaitu:

1. Jangan mengatakan kata uffin (ah)

2. Jangan membentak

3. Ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

4. Rendahkanlah dirimu terhadap mereka dengan penuh kesayangan

5.Dan do’akanlah mereka.

Kata uffin dalam bahsa Arab berati ar-rafdu (menolak). Jadi janganlah kita mengatakan kata-kata yang mengandung makna menolak, terkhusus dalam memenuhi kebutuhan mereka. Karena pada umur lanjut inilah kebutuhan mereka memuncak, hampir pada setiap hitungan jam mereka membutuhkan kehadiran kita disisinya.

Sedimikian pentingnya perintah birrul walidain ini, sehingga keridhoan mereka dapat menghantarkan sang anak kedalam surga-Nya. Rasulullah saw bersabda “Barang siapa yang menajalani pagi harinya dalam keridhoan orang tuanya, maka baginya dibukakan dua pintu menuju syurga. Barang siapa yang menjalani sore keridhoan orang tuanya, maka baginya dibukakan dua pintu menuju syurga. Dan barang siapa menjalani pagi harinya dalam kemurkaan orangtuanya, maka baginya dibukakan dua pintu menuju neraka. Dan barang siapa menjalani sore harinya dalam kemurkaan orangtuanya, maka baginya dibukakan dua pintu menuju neraka ”.(HR. Darul Qutni dan Baihaqi)

Saat orang tua telah wafat:

  • Menyelenggarakan pengurusan jenazahnya seperti: memandikannya, mengkafaninya, menshalatkannya dan menguburkannya,dsb.
  • Senantiasa berdo’a untuk memohonkan ampun atas segala dosanya.
  • Memenuhi segala janjinya semasa hidup yang belum terlaksana seperti: wasiat, hutang piutang, dll.
  • Menghormati teman dan sahabat orang tua semasa keduanya masih hidup.

Al-Imam Adz-Dzahabi menjelaskan bahwa birrul waalidain atau bakti kepada orang tua, hanya dapat direalisasikan dengan memenuhi tiga bentuk kewajiban:

  • Pertama: Menaati segala perintah orang tua, kecuali dalam maksiat.
  • Kedua: Menjaga amanah harta yang dititipkan orang tua, atau diberikan oleh orang tua.
  • Ketiga: Membantu atau menolong orang tua, bila mereka membutuhkan.

 

Beberapa Contoh Birrul Walidain

1.) Suatu hari Ibnu Umar melihat seseorang yang menggendong ibunya sambil thawaf mengelilingi Ka’bah. Orang tersebut lalu berkata kepada Ibnu Umar: “Wahai Ibnu Umar, menurut pendapatmu apakah aku sudah membalas kebaikan ibuku?” Ibnu Umar menjawab: “Belum, meskipun sekadar satu erangan ibumu ketika melahirkanmu. Akan tetapi engkau sudah berbuat baik. Allah akan memberikan balasan yang banyak kepadamu terhadap sedikit amal yang engkau lakukan.” (kitab al-Kabair, oleh adz-Dzahabi)

2.) Dari Anas bin Nadzr al-Asyja’i, beliau bercerita, bahwa suatu malam ibu dari Ibnu Mas’ud meminta air minum. Setelah Ibnu Mas’ud datang membawa air minum, ternyata sang ibu sudah tertidur. Akhirnya Ibnu Mas’ud berdiri di dekat kepala ibunya sambil memegang wadah berisi air tersebut hingga pagi. (kitab Birrul walidain, oleh Ibnu Jauzi)

3.) Kisah Uwais al-Qarni.

Dari Usair bin Jabir, dia berkata: “Ketika Umar bin Khaththab (saat itu ia menjabat sebagai khalifah) didatangi oleh rombongan orang-orang Yaman, ia selalu bertanya kepada mereka, ‘Apakah ada Uwais bin Amir dalam rombongan kalian?’ Hingga pada suatu hari, Khalifah Umar bin Khaththab bertemu dengan Uwais seraya bertanya, “Apakah kamu Uwais bin Amir?” Uwais menjawab, “Ya. Benar, saya adalah Uwais.” Khalifah Umar bertanya lagi, “Kamu berasal dari Murad dan kemudian dari Qaran?” Uwais menjawab, “Ya benar.” Selanjutnya Khalifah Umar bertanya lagi, “Apakah kamu pernah terserang penyakit kusta lalu sembuh kecuali tinggal sebesar mata uang dirham pada dirimu?” Uwais menjawab, “Ya benar.” Khalifah Umar bertanya lagi, “Apakah ibumu masih ada?” Uwais menjawab, “Ya, ibu saya masih ada.” Khalifah Umar bin Khaththab berkata, “Hai Uwais, sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah bersabda, ‘Uwais bin Amir akan datang kepadamu bersama rombongan orang-orang Yaman yang berasal dari Murad kemudian dari Qaran. Ia pernah terserang penyakit kusta lalu sembuh kecuali tinggal sebesar uang dirham. Ibunya masih hidup dan ia selalu berbakti kepadanya. Kalau ia bersumpah atas nama Allah maka akan dikabulkan sumpahnya itu, maka jika kamu dapat memohon agar dia memohonkan ampunan untuk kalian, lakukanlah.’ Oleh karena itu hai Uwais, mohonkanlah ampunan untukku!” Lalu Uwais pun memohonkan ampunan untuk Umar bin Khaththab. Setelah itu, Khalifah Umar bertanya kepada Uwais, “Hendak pergi kemana kamu hai Uwais?” Uwais bin Amir menjawab, “Saya hendak pergi ke Kufah ya Amirul mukminin.” Khalifah Umar berkata lagi, “Apakah aku perlu membuatkan surat khusus kepada pejabat Kufah?” Uwais bin Amir menjawab, “Saya lebih senang berada bersama rakyat jelata ya Amirul mukminin.” Usair bin Jabir berkata, “Pada tahun berikutnya, seorang pejabat tingg

4.)    Contoh Dari Para Nabi

Sahabat Abdullah ibnu ‘Umar ibn Al-Khaththab, bahwa beliau berjalan menuju kota Makkah dan mengendarai keledai yang ditungganginya untuk beristirahat di saat lelah. Ketika beliau sudah bosan duduk di atas kendaraannya, lewatlah di depan beliau seorang badui dan berkatalah beliau (kepada badui tersebut), “Apakah engkau Fulan ibnu Fulan?” Orang badui tersebut menjawab, “Benar.” Maka beliau (sahabat Abdullah ibn ‘Umar) memberikan keledainya kepada badui tersebut seraya mengatakan, “Naikilah kendaraan ini.” Kemudian beliau juga memberikan kain sorbannya yang sedang dipakai seraya mengatakan, “Pakailah kain ini untuk diikatkan sebagai penutup kepalamu.” Maka berkatalah orang-orang kepada sahabat Abdullah ibn ‘Umar , “Mudah-mudahan Allah mengampunimu. Engkau berikan kepadanya keledai yang engkau tunggangi di saat ingin beristirahat dari kelelahan dan engkau berikan imamah yang sedang engkau ikatkan di kepalamu.” Maka ‘Abdullah ibn ‘Umar mengatakan, “Sesungguhnya dia adalah teman (orangtua saya) ‘Umar ibn Al-Khaththab’, dan sungguh saya mendengar Rasulullah  bersabda:

 “Sesungguhnya termasuk dari perbuatan paling baik dalam berbakti kepada orangtua adalah seseorang berbuat baik kepada keluarga orang yang dicintai (teman) ayahnya.” (HR. Muslim).

 

 

 

 

 

 

 

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

penggolongan usaha menurut bentuk hukum

Penggolongan Usaha Menurut Bentuk Hukum

Penggolongan perusahaan menurut bentuk hukum didasarkan pada kepemilikan modal serta tanggung jawab atas risiko kegoatan selama perusahaan menjalankan usahanya. Atas dasar penggolongan ini, perusahaaan dapat dibedakan menjadi perusahaan perorangan , persekutuan, perseroan terbatas, dan koperasi.

  1. a.      Perusahaan perorangan

Perusahaan perorangan adalah perusahaan yang kepemilikan modalnya hanya pada satu orang saja. Pada umumnya kegiatan usahanya langsung dikerjakan sendiri.

 

  1. b.      Persekutuan

Persekutuan adalah perusahaan yang kepemilikan modalnya terdiri dari dua orang atau lebih. Bila pemilik modal turut bekerja dalam perusaan , maka disebut sekutu aktif dan bila pemilik modal tidak bekerja dalam perusahaaan maka disebut sekutu pasif.

 

  1. c.       Perseroan terbatas

Perseroan terbatas adalah perusahaan yang modalnya terdiri dari saham-saham. Disebut terbatas oleh karena jika timbul kewajiban perusahaan , maka pemenuhan kewajiban hanya terbatas pada saham ayang dimiliki saja. Perusahaan yang sahamnya diperjualbelikan di bursa saham dinamakan perusaaan go public, bilamana saham dimiliki oleh kalangn tertentu saja, disebut perusahaan tertutup.

                                                                                        

  1. d.      Koperasi

Koperasi adalah kupulan orang-orang yang bekerja sama dan berasaskan kekeluargaan dalam melakukan usahanya. Modalnya berasal dari simpanan pokok, simpanan wajib, cadangan, dan hibah.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

computer trouble system

  1. 1.     Permasalahan

           PC Tidak Bereaksi, Saat Tombol Power Ditekan, Anda menekan tombol power untuk mengaktifkan PC Anda, namun PC anda tidak dapat hidup.

v Cara mengatasi

 Jika hal ini terjadi pada PC Anda, ada beberapa kemungkinan yang harus diperiksa satu per satu secara bertahap, yaitu sebagai berikut :

  • Langkah 1

Periksa semua jaringan listrik, dari outlet AC sampai ke PSU (power supply unit) PC Anda. Apakah sudah terpasang dengan sempurna. Mulai dari memastikan switch PSU dalam posisi ON, ataupun sekiranya Anda menggunakan UPS (uniterruptable power supply) dan/atau stabilizer AVR (automated voltage regulator). Pastikan semua dalam posisi ON dan dalam keadaan berfungsi dengan baik.

  • Langkah 2

Jika hal tersebut bukan penyebabnya, maka kemungkinan berikutnya baru pada PC Anda. Pastikan semua kabel (terutama kabel power) dan komponen terpasang dengan baik. Caranya dengan membuka casing, kemudian menekan-nekan kembali komponen dan konektor kabel yang ada. Adakalanya hal ini disebabkan karena konektor yang tidak terhubung dengan sempurna. Perhatikan juga ATX 12V, yang dapat ditemukan pada kebanyakan motherboard empat tahun belakangan ini. Motherboard tidak akan beraksi, tanpa catuan daya dari konektor ini.

  • Langkah 3

Ini akan cukup merepotkan. Lakukan pengecekan perangkat utama satu persatu. Yang dimaksud adalah CPU dan motherboard. Pastikan keduanya masih berfungsi dengan baik. Sebab katakanlah jika CPU rusak, sistem tidak akan menyala sama sekali. Demikian juga jika motherboard rusak. Terutama untuk urusan catu dayanya (MOSFET, jalur daya pada PCB dan seterusnya). Ini juga akan menyebabkan PC tidak akan bereaksi sama sekali.

 

  1. 2.     Permasalahan

 Sistem Tidak Mengenali Harddisk Baru. Harddisk baru yang terpasang, tidak terdeteksi baik pada Windows maupun BIOS sekalipun.

 

 

v Cara mengatasi

 Intinya memasang dan mengonfigurasikan harddisk dengan benar. Harddisk bukan termasuk komponen yang sulit dalam proses instalasi. Namun, ada beberapa langkah yang harus dipastikan sudah dilakukan, saat memasang harddisk. yaitu sebagai berikut :

  • Langkah 1

 Pastikan harddisk sudah mendapatkan catudaya dari PSU. Kesalahan sepele seperti ini bisa saja terjadi. Mengingat letak harddisk yang biasanya di bagian depan casing. Terkadang Anda menghubungkannya dengan cabang power dari fan, yang tidak mendapatkan pasokan daya dari PSU. Hal ini bisa juga diakibatkan minimnya jumlah konektor daya dari PSU.

  • Langkah 2

 Pastikan setting master dan slave harddisk tepat seperti yang diinginkan. Atau jika Anda ingin memanfaatkan konfigurasi pada cable select, pastikan menggunakan konfigurasi tersebut pada kedua harddisk, lama dan baru Anda.

  • Langkah 3

Jika Anda menginginkan memanfaatkan konfigurasi cable select, perhatikan pemasangan kabel IDE pada harddisk. Beberapa kabel terbaru, sudah memberikan tanda khusus, untuk membantu menentukan konektor mana yang akan dianggap sebagai master, dan konektor mana yang akan dianggap sebagai slave. Jika tidak tersedia, cara paling mudah adalah dengan aturan dasar berikut. Konektor yang terletak diujung diperuntukkan sebagai master. Sedangkan konektor di tengah, akan dianggap sebagai slave.

  • Langkah 4

            Jika itu semua belum dapat menyelesaikan masalah, maka alternatif jawabannya ada pada setting BIOS. Pada pilihan utama Integrated Peripheral, biasanya terdapat pilihan untuk IDE controller. Di sini juga terdapat pilihan untuk setting controller harddisk SATA. Sekiranya Anda mengalami masalah serupa, saat ingin menambahkan harddisk baru ber-interface SATA. Khusus untuk harddisk SATA dan Windows, jangan lupa untuk menginstalasi driver yang biasanya disertakan oleh produsen motherboard. Atau updatenya, tergantung chipset motherboard yang digunakannya.

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

surat lamaran pekerjaan

kali ini saya akan membahas tenteng surat lamaran pekerjaan. surat lamaran pekerjaan adalah surat permintaan yang buat oleh seorang pencari kerja dan ditujukan kepada suatu perusahaan dengan maksud untuk diterima bekerja diperusahaan tersebut.

surat lamaran pekerjaan sendiri mempunyai dua perinsip yaitu jelas dan menarik. jelas disini adalah penulis dengan jelas mengemukakan dari mana penulis tau info lamaran pekerjaan misalnya dari kakak, adik atau dari media masa seperti kompas, sindo dan lain sebagainya.serta menjelaskan jabatan apa yang ingin diraih dan dan meyakinkan pembaca bahwa penulis pantas di terima di posisis tersebut.

 

menarik di sini adalah penulis mengemukakan kemampuan yang dimiliki atau skill juga pengalaman bekerja, memperkenalkan jati diri kepada pembaca bahwa kita mempunyai pribadi yang menarik dan baik.

surat lamaran pekerjaan sendiri mempunyai tiga bagian yaitu
-bagian pembuka disisni berisi tentang darimana penulis mengetahui info lamaran pekerjaan

-bagian isi disini berisi tentang skill dan keahlian penulis yang memantaskan diposisis tersebu.

-bagian penutup disini berisi tentang besar harapan penulis agar diterima di perusahaan tersebut dan meyakinkan pembaca

berikut adalah contoh surat lamaran pekerjaan:

Surat Lamaran Berdasarkan Iklan

 

 

Lampiran         : Empat Lembar                                                                      Bogor, 19 Mei 2011

Perihal             : Lamaran Pekerjaan 

                                                           

Yth. Pemasang Iklan No.AA/ 97

Harian Kompas

Jalan Gajah Mada No. 102

Jakarta

 

Dengan hormat,

 

            Memenuhi iklan tuan dalam harian Kompas tanggal 16 Mei 2011 nomor AA/97 mengenai keperluan korespondensi, dengan ini saya mengajukan diri untuk mengisi lowongan pekerjaan tersebut.

            Mengenai keterangn tentang diri saya, dapat saya jelaskan sebagi berikut :

            Nama                          : Muhamad Septian Syamsul

            Tempat,tgl lahir          : Bogor,11 Juni 1980

            Alamat                        : Jalan Cikiray No.16 Bogor

           

            Saya dapat berkorespondensi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan  baik yang telah memperoleh ijazah negara. Disamping itu saya menguasai bahasa Indonesia dan bahasa Inggris secara aktif dan mengetik dengan kecapatan 220 hentakan per menit serta dapat mengoperasikan komputer Program Microsoft Word dan Microsoft Excel.

            Walaupun belum berpengalaman kerja, namun berkat latihan-latihan yang intensif selama mengikuti pelajaran praktik perkantoran disekolah saya yakin akan dapat melaksanakan tugas pekerjaan itu dengan baik.

            Jika tuan menghendaki, saya bersedia di tes atau diwawancarai menurut waktu dan panggilan tuan.

            Besar harapan saya tuan dapat mempertimbangkan lamaran ini, dan sebelumnya saya mengucapkan terima kasih.

 

                        Hormat saya,

 

 

Muhamad Septian Syamsul           

 

 

 

 

Surat Lamaran Pekerjaan yang Telah Berpengalaman

 

Yth. Pemasangan Iklan No.3/3916                                                                            Bandung, 19 Mei 2011

Jalan Tanah Abang dua 13

Jakarta

 

Hal : Lamaran Pekerjaan

 

Dengan hormat,

 

                Dalam harian Media Indonesi tanggal 15 Mei 2011 saya telah membaca iklan Bapak yang menyatakan bahwa perusahaan Bapak membutuhkan tenaga pembukuan.

 

                Berdasarkan syart-syarat yang telah ditentukan dalam iklan bapak tersebut, kiranya saya telah memenuhi syarat untuk dapat mengisi jabatan tersebut. Oleh karena itu, saya mengajukan surat lamaran ini kepada Bapak dengan kualifikasi saya sebagai berikut:

 

                Nama                    : Abdul Malik

                Tgl, tempat lahir: Bogor, 18 September1979

                Pendidikan         : D3 Manajemen Akuntansi

                Alamat                  : Jalan Cobogo 2 Bandung

                Pengalaman        : 3 tahun sebagai tenaga pembukuan pada PT. Taruna Bangsa di Bandung

 

                Selain dari itu saya dapat mengetik dengan lancar dengan kecepatan 150 hentakan per menit dan dapat mengoperasikan computer program Microsoft word dan Microsoft Excel.

 

                Sampai sekarang ini saya masih bekerja pada PT. Taruna Bangsa. Saya ingin bekerja pada perusahaan Bapak karena ingin pindah ke Jakarta dan ingin tinggal bersama orang tua di Jakarta.

 

                Mengenai keinginan saya untuk pindah bekerja pada perusahaan Bapak telah saya bicarakan dengan pimpinan perusahaan PT. Taruna Bangsa dan beliau menyatakan tidak keberatan. Sekaligus pula beliau saya ajukan sebagai referensi saya kepada Bapak.

 

                Bersama ini saya lampirkan salinan ijazah saya masing-masing satu lembar.

 

 

 

Hormat Saya,

 

 

     Abdul Malik

Lampiran : 3 lembar

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

surat lamaran pekerjaan

kali ini saya akan membahas tenteng surat lamaran pekerjaan. surat lamaran pekerjaan adalah surat permintaan yang buat oleh seorang pencari kerja dan ditujukan kepada suatu perusahaan dengan maksud untuk diterima bekerja diperusahaan tersebut.

surat lamaran pekerjaan sendiri mempunyai dua perinsip yaitu jelas dan menarik. jelas disini adalah penulis dengan jelas mengemukakan dari mana penulis tau info lamaran pekerjaan misalnya dari kakak, adik atau dari media masa seperti kompas, sindo dan lain sebagainya.serta menjelaskan jabatan apa yang ingin diraih dan dan meyakinkan pembaca bahwa penulis pantas di terima di posisis tersebut.

 

menarik di sini adalah penulis mengemukakan kemampuan yang dimiliki atau skill juga pengalaman bekerja, memperkenalkan jati diri kepada pembaca bahwa kita mempunyai pribadi yang menarik dan baik.

surat lamaran pekerjaan sendiri mempunyai tiga bagian yaitu
-bagian pembuka disisni berisi tentang darimana penulis mengetahui info lamaran pekerjaan

-bagian isi disini berisi tentang skill dan keahlian penulis yang memantaskan diposisis tersebu.

-bagian penutup disini berisi tentang besar harapan penulis agar diterima di perusahaan tersebut dan meyakinkan pembaca

berikut adalah contoh surat lamaran pekerjaan:

Surat Lamaran Berdasarkan Iklan

 

 

Lampiran         : Empat Lembar                                                                      Bogor, 19 Mei 2011

Perihal             : Lamaran Pekerjaan 

                                                           

Yth. Pemasang Iklan No.AA/ 97

Harian Kompas

Jalan Gajah Mada No. 102

Jakarta

 

Dengan hormat,

 

            Memenuhi iklan tuan dalam harian Kompas tanggal 16 Mei 2011 nomor AA/97 mengenai keperluan korespondensi, dengan ini saya mengajukan diri untuk mengisi lowongan pekerjaan tersebut.

            Mengenai keterangn tentang diri saya, dapat saya jelaskan sebagi berikut :

            Nama                          : Muhamad Septian Syamsul

            Tempat,tgl lahir          : Bogor,11 Juni 1980

            Alamat                        : Jalan Cikiray No.16 Bogor

           

            Saya dapat berkorespondensi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan  baik yang telah memperoleh ijazah negara. Disamping itu saya menguasai bahasa Indonesia dan bahasa Inggris secara aktif dan mengetik dengan kecapatan 220 hentakan per menit serta dapat mengoperasikan komputer Program Microsoft Word dan Microsoft Excel.

            Walaupun belum berpengalaman kerja, namun berkat latihan-latihan yang intensif selama mengikuti pelajaran praktik perkantoran disekolah saya yakin akan dapat melaksanakan tugas pekerjaan itu dengan baik.

            Jika tuan menghendaki, saya bersedia di tes atau diwawancarai menurut waktu dan panggilan tuan.

            Besar harapan saya tuan dapat mempertimbangkan lamaran ini, dan sebelumnya saya mengucapkan terima kasih.

 

                        Hormat saya,

 

 

Muhamad Septian Syamsul           

 

 

 

 

Surat Lamaran Pekerjaan yang Telah Berpengalaman

 

Yth. Pemasangan Iklan No.3/3916                                                                            Bandung, 19 Mei 2011

Jalan Tanah Abang dua 13

Jakarta

 

Hal : Lamaran Pekerjaan

 

Dengan hormat,

 

                Dalam harian Media Indonesi tanggal 15 Mei 2011 saya telah membaca iklan Bapak yang menyatakan bahwa perusahaan Bapak membutuhkan tenaga pembukuan.

 

                Berdasarkan syart-syarat yang telah ditentukan dalam iklan bapak tersebut, kiranya saya telah memenuhi syarat untuk dapat mengisi jabatan tersebut. Oleh karena itu, saya mengajukan surat lamaran ini kepada Bapak dengan kualifikasi saya sebagai berikut:

 

                Nama                    : Abdul Malik

                Tgl, tempat lahir: Bogor, 18 September1979

                Pendidikan         : D3 Manajemen Akuntansi

                Alamat                  : Jalan Cobogo 2 Bandung

                Pengalaman        : 3 tahun sebagai tenaga pembukuan pada PT. Taruna Bangsa di Bandung

 

                Selain dari itu saya dapat mengetik dengan lancar dengan kecepatan 150 hentakan per menit dan dapat mengoperasikan computer program Microsoft word dan Microsoft Excel.

 

                Sampai sekarang ini saya masih bekerja pada PT. Taruna Bangsa. Saya ingin bekerja pada perusahaan Bapak karena ingin pindah ke Jakarta dan ingin tinggal bersama orang tua di Jakarta.

 

                Mengenai keinginan saya untuk pindah bekerja pada perusahaan Bapak telah saya bicarakan dengan pimpinan perusahaan PT. Taruna Bangsa dan beliau menyatakan tidak keberatan. Sekaligus pula beliau saya ajukan sebagai referensi saya kepada Bapak.

 

                Bersama ini saya lampirkan salinan ijazah saya masing-masing satu lembar.

 

 

 

Hormat Saya,

 

 

     Abdul Malik

Lampiran : 3 lembar

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment